Prompt dan Formula KIFF
Menyusun prompt dengan Konteks, Instruksi, Format, dan Finishing.
Menyusun prompt dengan Konteks, Instruksi, Format, dan Finishing.
Progress tersimpan di browser dan perangkat ini.
Prompt yang bagus bukan mantra rahasia. Prompt yang bagus adalah brief yang cukup jelas untuk dikerjakan dan dinilai.
Orientasi
Durasi: sekitar 40 menit Prasyarat: memahami bahwa AI bisa salah Output modul: satu prompt yang diperbaiki minimal dua kali
Setelah modul ini, kamu bisa:
- memakai formula KIFF;
- membedakan prompt pendek yang cukup jelas dari prompt yang kabur;
- meminta pertanyaan klarifikasi;
- memecah tugas besar menjadi beberapa tahap;
- menilai dan memperbaiki hasil, bukan sekadar menekan tombol regenerate.
3.1 Prompt itu apa?
Prompt adalah input yang kamu berikan ke AI. Bentuknya bisa berupa teks, suara, gambar, file, atau kombinasi beberapa media.
Prompt tidak harus panjang. Bandingkan:
Ringkas teks ini menjadi 3 bullet untuk pimpinan. Pertahankan semua angka dan jangan menambah fakta.Prompt itu pendek, tetapi tugas, format, audiens, dan batasannya jelas.
Sekarang bandingkan:
Bikin bagus ya.AI harus menebak:
- apa yang dibuat;
- bagus menurut siapa;
- bentuk output;
- tujuan;
- batasan;
- bahan yang boleh dipakai.
Semakin banyak asumsi penting yang harus dibuat AI, semakin besar peluang output meleset.
3.2 Formula KIFF
Ailene memakai formula KIFF.
K — Konteks
Berikan situasi yang diperlukan.
- Kamu sedang mengerjakan apa?
- Siapa audiensnya?
- Apa tujuan akhirnya?
- Bahan apa yang harus dipakai?
- Batas dunia nyata apa yang ada?
Contoh:
Aku mengelola toko kopi lokal di Bandung. Audiensku pekerja usia 23–35 tahun yang suka kopi praktis tetapi belum paham specialty coffee.Konteks bukan curhat sepanjang sejarah hidup. Masukkan yang mengubah cara tugas dikerjakan.
I — Instruksi
Nyatakan pekerjaan yang diminta dengan kata kerja yang jelas.
- buat;
- bandingkan;
- rangkum;
- klasifikasikan;
- kritik;
- ubah;
- ajukan pertanyaan;
- cari risiko.
Contoh:
Buat tiga ide caption untuk mengenalkan kopi robusta lokal.Kalau tugas kompleks, tentukan urutan:
Pertama buat tiga angle. Setelah aku memilih satu, baru tulis caption final.F — Format
Jelaskan bentuk hasil.
- tabel;
- bullet;
- email;
- JSON;
- outline slide;
- checklist;
- maksimal jumlah kata;
- jumlah opsi.
Contoh:
Tampilkan sebagai tabel dengan kolom: angle, hook, pesan utama, dan CTA. Maksimal 40 kata per ide.Format membuat output mudah dibandingkan dan direview.
F — Finishing
Finishing mencakup tone, kriteria kualitas, larangan, dan pemeriksaan akhir.
Contoh:
Gunakan Bahasa Indonesia casual tetapi tidak sok akrab. Hindari klaim kesehatan dan kata “premium”. Jangan menambah fakta produk di luar informasi yang kuberikan. Sebelum final, cek apakah tiap CTA konkret.Finishing bukan hiasan. Bagian ini menjelaskan seperti apa hasil yang dianggap layak.
3.3 Contoh lengkap KIFF
Konteks:
Aku mengelola toko kopi lokal di Bandung. Audiensku pekerja usia 23–35 tahun yang suka kopi praktis tetapi belum paham specialty coffee. Produk yang mau dikenalkan adalah drip bag robusta tanpa gula tambahan.
Instruksi:
Buat tiga angle caption Instagram untuk mengenalkan produk. Setiap angle harus menjawab masalah audiens yang berbeda.
Format:
Tampilkan sebagai tabel dengan kolom: masalah audiens, hook, isi caption, dan CTA. Maksimal 90 kata per caption.
Finishing:
Gunakan Bahasa Indonesia casual, hangat, dan tidak berlebihan. Hindari klaim kesehatan, jargon kopi, serta kata “terbaik” dan “premium”. Jangan menambah fakta produk di luar konteks. Setelah tabel, sebutkan satu risiko salah tafsir dari tiap caption.Perhatikan bahwa prompt ini tidak meminta AI berpura-pura menjadi “copywriter kelas dunia”. Itu boleh ditambahkan jika membantu sudut pandang, tetapi tujuan, konteks, format, dan kriteria lebih menentukan.